Day 2 : Things That Makes You Happy
Kalau kata penyair muda idola saya, kita bisa menangis lama tapi ketika tertawa sebentar rahang sudah pegal, perut sakit, dan sebagainya. Tubuh mau bilang yang mendominasi hidup tak melulu tawa.
Makanya, hal yang membuat saya tertawa dan merasa bahagia lebih ke sesuatu yang sederhana. Bukan lagi perihal bisa membeli mobil mewah, berdandan cantik dan rutin sanggup membeli skincare, atau pun mengisi hari sebagai seorang pelancong yang seolah cuma kita satunya orang yang bisa hadir di antara banyak tempat wisata yang ada.
Bahagia dan bisa tertawa saya tak pernah semuluk dan semewah itu. Dahulu, jaman SD dan SMP bahagia saya cukup menjadi siswi yang masuk tiga besar di sekolah. Di jaman SMA kegembiraan saya kian menjadi sederhana; bisa membayar SPP sebelum ujian dan tidak memakai kartu ujian sementara, dan bisa punya poster anime kesayangan seperti Naruto seharga lima ribu rupiah yang bisa dipajang di dinding kamar indikos. Hal temeh itu selalu membuat saya kian tidak menyesal bisa merasa bahagia dengan cara yang begitu sederhana.
Sekarang, di usia yang tidak lagi muda dengan pikiran yang ditumbuhi banyak tuntutan, untungnya bahagia versi saya masih tak berpaling pada hal-hal temeh. Saya masih enggan mencari kebahagian dengan hal-hal yang harus luar biasa dan hebat di mata orang lain. Sungguh, saya mana sudi dan peduli mencari bahagia versi orang lain.
Saya sudah cukup bahagia dengan punya buku berisi tanda tangan dari penulis idola saya, juga sudah merasa bahagia saat komen saya di sosial media ditanggapi; like dan reply dari mereka. Hal yang membuat saya merasa ada. Para penulis favorit itu seperti ladang semangat dan bahagia untuk diri melawan ketidak-beruntungan hidup.
Saya rasa kebahagian selalu berkeliaran pada hal-hal temeh yang kadang banyak diabaikan. Terkadang, bahagia itu cuma perihal kemauan dan ekspektasi yang dipatok tidak terlalu tinggi. Bagi saya, bahagia akan terus menerus hadir untuk seorang yang pandai menyiasati hal-hal kecil di sekitarnya, yang tak butuh menunggu menjadi sosok hebat atau pun besar terlebih dahulu untuk membuat hidup merasa berbahagia.
Komentar
Posting Komentar